Sayang...
Kulihat kamu tersenyum lagi
Kulihat kamu tersenyum lagi
Meski
kemarin
kamu
selalu
marah-marah
sama
aku..
Kini
sudah
lebih
baik.
Tak
seperti
hari
kemarin.
Saat
ini
kamu
banyak
cerita
dan
menyapaku
dengan
lembut.
Saat
menelfonku.
Sebelumnya
aku
berpikir,Untuk
saat
ini
tidak
menghubungin
kamu.
Agar
kamu
bisa
tenangin
pikiran
kamu
dan
kamu
bisa
konsentrasi
ke
kuliah
kamu.
Mungkin
saat
ini,lebih
baik
aku
tidak
manggil
kamu
dengan
kata
sayang...,Tapi
entah
knpa
aku
tidak
bisa
bertahan
seperti
ini.
Bertahan
dalam
berpura-pura
sebagai
teman
kamu.
Kenapa
kamu
memintaku
seperti
ini..!?
Setelh
kau
jelaskan.
Iya.
Aku
mengerti
sekarang.
Baiklah,
itu
maumu,
terserah
kamu
sajalah,
asal
hubungan
ini
baik-baik
saja.
Hehehe
Dan
saat
ini
aku
memutuskan
untuk
menghubungimu.
Meskipun
lama
tapi
akhirnya
kau
menjawab
panggilanku.
Aku
senang
mendengar
kembali
suara
kamu.
"Oh,
ternyta
kamu
merindukanku
juga..,
kita
sama..
.
Dan
Kembali
aku
mendengar
candamu
yang
klasik
itu,
Tawa
yang
begitu
Lepas.
Kau
masih
seperti
yang
kemarin.
Begitu
polos.
Mendengarkan
suara
kamu
di
telfon.
Mendengarkanmu
sedang
bercerita.
Tentang
Rindu
dan
Kesetiaan.
Aku
terdiam
lalu
berpikir,
trnyata
kamu
setia..
hehee
Sayangku...
Andaikan Saja tak ada jarak diantara kita. Andai saja aku disana...
Andaikan Saja tak ada jarak diantara kita. Andai saja aku disana...
Atau
kamu
disini
bersamaku...
Andaikan
saja
senyum
itu
didepanku,
andai
saja
aku
bisa
meluk
kamu
saat
ini..
Kalo
seprti
itu
semua.
gak
akan
ada
Rindu
dan
kesetiaan..,
sayang
!?,
Suara
itu
seolah
kecewa
dngan
kata2ku..
Iya.
Sayang..
aku
ngerti.
Karena
semua
itulah
yang
membuat
kita
seperti
sekrng
ini.
Aku
bersyukur
kau
masih
menjadi
kekasihku.
Tapi...
Andaikan
saja
kamu
baca
tulisanku
ini
Aku
ingin
kau
tau..
kalo
aku
Aku
sayang
kamu...Aku
sangat
Merindukanmu...Yang
Jauh
Disana.
(Arief,4Agst2012)
No comments:
Post a Comment