Friday, 10 August 2012

“Jika Nanti Kau Tak Disini”

Terlintas dipikiranku untuk menulis lagi malam ini. Kalau kau tanyakan kenapa, aku sendiri tidak mengerti. Kenapa, kenapa dan kenapa..?
Alasanku karena kau. Kau yang ada dipikiranku saat ini. Ya. Malam ini.
Lalu, apa lagi?” .
Aku berpikir kalau nanti aku sedang duduk santai di warkop, kau sudah tak disana lagi untuk menemaniku Online sambil minum kopi. Tidak ada lagi kau yang menemaniku bercerita, mengenang masa SD dulu, dan tidak ada lagi kau yang bisa aku lihat saat berada disana. Kursi itu kosong. Di depanku tak ada lagi kau. Yang sesekali tersenyum malu saat aku menatapmu. Aku kini sendiri.
Apa mungkin kau akan menemaniku lagi seperti dulu..!? sementara kau tidak ada lagi di kota ini. semoga saja kau rindu dengan tempat itu, dan mengajakku untuk menemani lagi disana. Bukan untuk mengulang kembali saat-saat bersamamu, tapi aku hanya ingn bertemu sekali. Bukan hanya sekali. Tapi berkali-kali. Aku sebenarnya rindu. Hanya kata-kataku saja yang berbelit-belit. Ingat istilah itu, “Alasan ki’ !? hahaha

Jelas saja aku rindu. Apalagi nanti kita pasti sudah tidak bertemu lagi, mungkin saja akan bertemu tapi hanya beberapa kali.
Sampai malam ini dan saat aku menulis cerita ini, aku belum tahu keadaan kamu bagaimana. (gak punya pulsa) hehehe. Aku harap kamu baik-baik saja disana dan semoga merindukanku juga… sahabat..

(Agustus,2012)

No comments:

Post a Comment