Friday, 30 November 2012
Terzalimi di Malam Akhir Bulan
Thursday, 29 November 2012
"Anehnya Pandangan Pertama"
Kadang kamu menyuki seseorang,kamu merasa dia itu cocok sama kmu, kmu merasa dialah orang yang pas dan mengerti keadaan kamu, tpi ternyata dugaan itu salah, ternyata dia hanya bisa menjadi sahabatmu dan sebagai teman curhat saja,
Jadi janganlah terburu-buru untuk mengatakannya sob, ngak apa2
Wednesday, 28 November 2012
Dalam Diam
Memandangmu dalam diam,
Sebatas Mimpiku bisa menggapaimu
Dalam nyata kita hanya,
Sebagai sahabat,
Aku terus bersembunyi dalam gelap,
Berlari sejauh mungkin,
Hanya untuk menghilangkan perasaan ini,
Karena aku tak bisa mencintaimu,
kau begitu indah untuk di kagumi,
Begitu berarti kau untukku,
Aku ingin menjagamu
Tapi hanya dalam diam.
Sebatas Mimpiku bisa menggapaimu
Dalam nyata kita hanya,
Sebagai sahabat,
Aku terus bersembunyi dalam gelap,
Berlari sejauh mungkin,
Hanya untuk menghilangkan perasaan ini,
Karena aku tak bisa mencintaimu,
kau begitu indah untuk di kagumi,
Begitu berarti kau untukku,
Aku ingin menjagamu
Tapi hanya dalam diam.
"Kerinduan Dalam Sunyi"
Sunyi dalam pekatnya malam,
Tak tahu arahku kemana,
Aku tak bisa terjaga,
Aku masih disini,
Terpikirkan kebersamaan kita dulu,
Di gubuk sederhana...tapi bahagia,
Dalam sekejap, lalu menghilang,
Tanpa dekapan kata "sayang", yang biasa memanjakanku,
Aku merindukan kalian,
Ayah, Ibu
Aku menyayangi kalian.
Tak tahu arahku kemana,
Aku tak bisa terjaga,
Aku masih disini,
Terpikirkan kebersamaan kita dulu,
Di gubuk sederhana...tapi bahagia,
Dalam sekejap, lalu menghilang,
Tanpa dekapan kata "sayang", yang biasa memanjakanku,
Aku merindukan kalian,
Ayah, Ibu
Aku menyayangi kalian.
Friday, 23 November 2012
"Cerita di Beranda"
-->
Motor
Melaju membelah angin di jalanan, menikmati indahnya pemandangan kota
di malam ini. Dalam perjalanan menuju rumahmu. Berharap kau senang
jika kita bertemu lagi, untuk malam ini dan kembali menjadi awal
untuk pertemuan dari beberapa bulan kita tak berjumpa, bahkan
komunikasi pun yang sudah jarang tersambung antara kita, baik itu
melalui telfon, sms, jejaring sosial seperti facebook, tanpa sebab
yang tak ku ketahui.
Entah
ada angin apa atau mimpi apa juga aku tidak tahu, tapi perasaan ini
tiba-tiba saja memintaku untuk menemuimu. Aku sadari, memang inilah
rindu.
Motor
menepi di depan rumahmu. Aku sudah sampai rupanya, lalu ku buka helem
dan melangkah memasuki halaman rumahmu. Terlihat televisi yang sedang
nyala dari kaca jendela tapi tak ada kau di ruangan itu. Ku ketuk
pintu dan mengucapkan salam. Balasan salam terdengar dari sudut
ruangan, itu kau yang berjalan ke ruangan tv lalu menyalakan lampu
teras, aku menunggu di teras.
Kita
lalu duduk melantai di beranda rumah. Di beranda inilah kita kembali
mengisi waktu dan cerita yang sudah terlewatkan. Banyak yang ingin
aku ketahui darimu, yang ingin aku dengar darimu. Aku ingin tahu
keadaanmu, ingin mendegar ceritamu, mendengarmu untuk berbagi kisah
pelipur lara malam ini.
Kau
terlihat baik-baik saja malam ini, tapi aku tahu, kau masih merasakan
sakit hati karna dia, aku menemuimu bukan hanya karena aku
merindukamu, bukan hanya itu yang menjadi alasanku, tpi aku ingin
mendengarkan ceritamu, mendengarkan apa yang ingin kau katakan, dan
semua yang tak sempat tersampaikan.
Wednesday, 21 November 2012
"Gara-gara Cinta yang Ngebut"
-->
Kisah
aneh bin menyebalkan. Suka sama orang yang di ragukan perasaannya
kepada kita, hanya kita yang sudah merasa mantap naksir sama dia,
tapi sungguh disayangkan dan mengecewakan karena setelah kita tahu
dia ternyata ngak suka sama kita. Lagu dangdut. Bergoyang dalam
kegalauan.
Yang
saya ceritakan saat ini pengalaman sendiri. Tapi menurut
Subscribe to:
Posts (Atom)