Motor
Melaju membelah angin di jalanan, menikmati indahnya pemandangan kota
di malam ini. Dalam perjalanan menuju rumahmu. Berharap kau senang
jika kita bertemu lagi, untuk malam ini dan kembali menjadi awal
untuk pertemuan dari beberapa bulan kita tak berjumpa, bahkan
komunikasi pun yang sudah jarang tersambung antara kita, baik itu
melalui telfon, sms, jejaring sosial seperti facebook, tanpa sebab
yang tak ku ketahui.
Entah
ada angin apa atau mimpi apa juga aku tidak tahu, tapi perasaan ini
tiba-tiba saja memintaku untuk menemuimu. Aku sadari, memang inilah
rindu.
Motor
menepi di depan rumahmu. Aku sudah sampai rupanya, lalu ku buka helem
dan melangkah memasuki halaman rumahmu. Terlihat televisi yang sedang
nyala dari kaca jendela tapi tak ada kau di ruangan itu. Ku ketuk
pintu dan mengucapkan salam. Balasan salam terdengar dari sudut
ruangan, itu kau yang berjalan ke ruangan tv lalu menyalakan lampu
teras, aku menunggu di teras.
Kita
lalu duduk melantai di beranda rumah. Di beranda inilah kita kembali
mengisi waktu dan cerita yang sudah terlewatkan. Banyak yang ingin
aku ketahui darimu, yang ingin aku dengar darimu. Aku ingin tahu
keadaanmu, ingin mendegar ceritamu, mendengarmu untuk berbagi kisah
pelipur lara malam ini.
Kau
terlihat baik-baik saja malam ini, tapi aku tahu, kau masih merasakan
sakit hati karna dia, aku menemuimu bukan hanya karena aku
merindukamu, bukan hanya itu yang menjadi alasanku, tpi aku ingin
mendengarkan ceritamu, mendengarkan apa yang ingin kau katakan, dan
semua yang tak sempat tersampaikan.
No comments:
Post a Comment