Friday, 23 November 2012

"Cerita di Beranda"

-->
Motor Melaju membelah angin di jalanan, menikmati indahnya pemandangan kota di malam ini. Dalam perjalanan menuju rumahmu. Berharap kau senang jika kita bertemu lagi, untuk malam ini dan kembali menjadi awal untuk pertemuan dari beberapa bulan kita tak berjumpa, bahkan komunikasi pun yang sudah jarang tersambung antara kita, baik itu melalui telfon, sms, jejaring sosial seperti facebook, tanpa sebab yang tak ku ketahui.

Entah ada angin apa atau mimpi apa juga aku tidak tahu, tapi perasaan ini tiba-tiba saja memintaku untuk menemuimu. Aku sadari, memang inilah rindu.

Motor menepi di depan rumahmu. Aku sudah sampai rupanya, lalu ku buka helem dan melangkah memasuki halaman rumahmu. Terlihat televisi yang sedang nyala dari kaca jendela tapi tak ada kau di ruangan itu. Ku ketuk pintu dan mengucapkan salam. Balasan salam terdengar dari sudut ruangan, itu kau yang berjalan ke ruangan tv lalu menyalakan lampu teras, aku menunggu di teras.

Kita lalu duduk melantai di beranda rumah. Di beranda inilah kita kembali mengisi waktu dan cerita yang sudah terlewatkan. Banyak yang ingin aku ketahui darimu, yang ingin aku dengar darimu. Aku ingin tahu keadaanmu, ingin mendegar ceritamu, mendengarmu untuk berbagi kisah pelipur lara malam ini.

Kau terlihat baik-baik saja malam ini, tapi aku tahu, kau masih merasakan sakit hati karna dia, aku menemuimu bukan hanya karena aku merindukamu, bukan hanya itu yang menjadi alasanku, tpi aku ingin mendengarkan ceritamu, mendengarkan apa yang ingin kau katakan, dan semua yang tak sempat tersampaikan.

No comments:

Post a Comment