Masih ingat gak apa yang pernah kamu bilang sama aku dulu. Iya. Dulu waktu kita masih bersama sebagai kekasih, yang kita sebut sebagai status “pacar”. Kau mungkin sudah lupa atau mau melupakannya, melupakan aku dalam cerita itu, bahkan mungkin kau akan mengatakan kalo kamu tidak pernah mengenalku. Hahaha.. itulah keinginan seseorang yang menyesali sebuah hubungan.. Dasar orang aneh.
Tujuanku menulis ini bukan karena aku benci kepadamu, ataupun dendam, bukan karena ingin pamer. Bahkan aku tak berniat mengusik kehidupanmu yang sekarang. Karena sudah tak ada apa2 lagi di antara kita. Aku hanya ingin bernostalgia dengan “Kisah Kita Dulu”.
Ingat gak yang pernah kamu katakan dulu..!?
“Jika sisa hidup aku tinggal satu hari. Akan tetap kupergunakan untuk membuat kamu tersenyum walau hanya beberapa detik”.
"Gak ap2 kamu pergi dari hidup aku. Asalkan hati kamu slalu untuk aku".
Wah. Ini sungguh romantis. Bagai berada di restoran, duduk berdua di satu meja dengan sinar lilin menerangi malam kita. Hayalan yang tinggi.
Jangan pernah memainkan perasaan seseorang, karena perasaan itu bisa terluka dan akan membekas selamanya. tpi kenapa kau yang tinggalkan aku dan memutuskan hubungan ini..!?
Iya, aku mengerti. Cinta itu diawali dengan senyuman bahagia dan di akhiri dengan tetesan air mata. Cinta itu sulit dimengerti. Tapi ketika kamu mengerti apa itu cinta .
Berbahagialah. Iya. Aku bahagia !
Apa yang aku tau tentang cinta ? ialah Kehilangan ..!?. Saat kau tak lagi ada dsini. Mungkin karena ketika bahagia bersamamu, aku tidak pernah menanyakan "apa ini cinta !?".
Aku cuma ingin mengatakan satu kepadamu, “bahwa kamu bukanlah orang yang sama yang membuat aku menangis dan tertawa. karna ada seseorang yang dulu pernah menjadi kekasihku”. Dan saat mengenalmu, aku berpikir apa kau yang akan mengubah tangis itu menjadi tawa dan kita bahagia hingga nanati..!? ternyata "tidak". Kau sama dengan dia.
Aku tidak akan mengatakan kepadamu "meski siang sudah berganti malam. Tapi cinta ku untukmu kan tetap slalu ada". karena kau hanya titipan Tuhan yang sesaat, kini kau tak lagi disampingku. Kau pernah bilang kepadaku, "kamu tidak ingin jadi yg PERTAMA karena akan ada yg kedua atau ketiga. Tapi tapi kamu ingin menjadi yang TERAKHIR dlm hidupku. Nyatanya ucapan itu hanya untuk membuatku senang, kau menertawaiku karena kebodohan dan ketololanku ini. Janjimu bukan sebuah kepastian. Janjimu hanya sebuah alasan agar aku bisa percaya dan kamu bisa lebih membodohiku.
Saat itu kau datang dengan penuh harapan kepadaku, namun sekarang kamu meninggalkanku bersama kenangan dalam hati aku.
Hei cinta..!. iya, kau yang dulu pernah ada.
Aku senang kau pernah datang dlm hidupku, tapi kenapa kau harus pergi ketika aku sedang berbahagia. Mungkin karna aku banyak berharap hingga membuat hati ini "sakit" .
Lorong-lorong waktu menggelapkan diri. Malam melantunkan rindu, Waktu akan terus berputar, menciptakan kisah baru yg hanya akan berakhir menjadi Kenangan.
Itulah sedikit coretan malam dari Arief, cukup untuk nostalgia malam ini. Aku sudah merasa legah, ploong deh rasanya setelah merangkum sebagian dari cerita kita tentang apa yang pernah kau katakan dulu... hmm
Sekian dulu ya sobat, udah mau istirahat.. .
(Arief,1Agust2012)
Tujuanku menulis ini bukan karena aku benci kepadamu, ataupun dendam, bukan karena ingin pamer. Bahkan aku tak berniat mengusik kehidupanmu yang sekarang. Karena sudah tak ada apa2 lagi di antara kita. Aku hanya ingin bernostalgia dengan “Kisah Kita Dulu”.
Ingat gak yang pernah kamu katakan dulu..!?
“Jika sisa hidup aku tinggal satu hari. Akan tetap kupergunakan untuk membuat kamu tersenyum walau hanya beberapa detik”.
"Gak ap2 kamu pergi dari hidup aku. Asalkan hati kamu slalu untuk aku".
Wah. Ini sungguh romantis. Bagai berada di restoran, duduk berdua di satu meja dengan sinar lilin menerangi malam kita. Hayalan yang tinggi.
Jangan pernah memainkan perasaan seseorang, karena perasaan itu bisa terluka dan akan membekas selamanya. tpi kenapa kau yang tinggalkan aku dan memutuskan hubungan ini..!?
Iya, aku mengerti. Cinta itu diawali dengan senyuman bahagia dan di akhiri dengan tetesan air mata. Cinta itu sulit dimengerti. Tapi ketika kamu mengerti apa itu cinta .
Berbahagialah. Iya. Aku bahagia !
Apa yang aku tau tentang cinta ? ialah Kehilangan ..!?. Saat kau tak lagi ada dsini. Mungkin karena ketika bahagia bersamamu, aku tidak pernah menanyakan "apa ini cinta !?".
Aku cuma ingin mengatakan satu kepadamu, “bahwa kamu bukanlah orang yang sama yang membuat aku menangis dan tertawa. karna ada seseorang yang dulu pernah menjadi kekasihku”. Dan saat mengenalmu, aku berpikir apa kau yang akan mengubah tangis itu menjadi tawa dan kita bahagia hingga nanati..!? ternyata "tidak". Kau sama dengan dia.
Aku tidak akan mengatakan kepadamu "meski siang sudah berganti malam. Tapi cinta ku untukmu kan tetap slalu ada". karena kau hanya titipan Tuhan yang sesaat, kini kau tak lagi disampingku. Kau pernah bilang kepadaku, "kamu tidak ingin jadi yg PERTAMA karena akan ada yg kedua atau ketiga. Tapi tapi kamu ingin menjadi yang TERAKHIR dlm hidupku. Nyatanya ucapan itu hanya untuk membuatku senang, kau menertawaiku karena kebodohan dan ketololanku ini. Janjimu bukan sebuah kepastian. Janjimu hanya sebuah alasan agar aku bisa percaya dan kamu bisa lebih membodohiku.
Saat itu kau datang dengan penuh harapan kepadaku, namun sekarang kamu meninggalkanku bersama kenangan dalam hati aku.
Hei cinta..!. iya, kau yang dulu pernah ada.
Aku senang kau pernah datang dlm hidupku, tapi kenapa kau harus pergi ketika aku sedang berbahagia. Mungkin karna aku banyak berharap hingga membuat hati ini "sakit" .
Lorong-lorong waktu menggelapkan diri. Malam melantunkan rindu, Waktu akan terus berputar, menciptakan kisah baru yg hanya akan berakhir menjadi Kenangan.
Itulah sedikit coretan malam dari Arief, cukup untuk nostalgia malam ini. Aku sudah merasa legah, ploong deh rasanya setelah merangkum sebagian dari cerita kita tentang apa yang pernah kau katakan dulu... hmm
Sekian dulu ya sobat, udah mau istirahat.. .
(Arief,1Agust2012)
No comments:
Post a Comment