"...Aku begitu
cepat suka sama kamu. Apa kau mengerti hal
itu?".
Aku tahu kau
pernah disukai oleh temanku
sendiri. Tapi apa salah
kalo aku suka sama
kamu?
Ini memang hal yang sulit jika aku harus menjadi pacarmu secepat itu. Apalagi kamu sudah mengatakan punya
pacar sekarang.
Entah siapa,
aku tak tahu itu.
Hubungan kalian sudah
sangat lama sebelum aku
mengenalmu. Itu yang kamu
katakan. Jadi aku harus
tahu diri. Aku ini
tak pantas lagi menyukai
wanita yang sudah menjadi
milik orang lain. Mungkin
aku harus jaga jarak.
(bukan Pete pete).
Suka dan sayang sama kamu. Mungkin rasa itu tetap ada. Tapi untuk berharap memiliki cintamu dan menjadi pacar kamu itu sudah tak mungkin.
Entah harus bagaimana lagi. Mencari orang yang mengerti dengan diriku, bagiku itu memang sulit.
Aku tahu orang2 di dekatku berkata,
"sabarlah dan teruslah berusaha, mungkin dia bukan wanita yang tepat buat kamu". Ya, aku tahu itu.
Akupun tahu
diri. Siapalah aku, yang
menyukai kamu sedangkan
kamu sudah punya pacar??.
Aku tak
menyesal dengan perasaanku
ini menyayangimu. Aku juga
sudah senang karena udah
bisa ngungkapin perasaanku
ke kamu. Meski harus
kecewa.
Semoga kalian
bahagia dan tetap
pertahankan hubungan klian.
Siapalah aku,
yang hanya bisa suka
tetapi tak bisa milikimu
sebagai pacarku?
Aku janji
takkan menghubungimu lagi.
tapi kalo kamu masih
ingin menghubungiku itu tak
masalah. Aku tahu kamu
membutuhkanku. Hanya sebatas
Sahabat.
Nanti takkan
sama lagi saat kita
pertama kenal. Itu akan
terasa berbeda. Aku harap
kamu merasakan itu.
Mengertilah dengan sikapku.
Meskipun bgtu rasa suka
ini masih tetap ada.
@arief.philein // Kau
& Aku Di Kota ini
***
No comments:
Post a Comment