Wednesday, 18 July 2012

Hujan Kemarin

Aku berharap bisa bertemu denganmu karena aku rindu.

"Apa kau tahu itu??".

         Jika saja tidak hujan, mungkin kita bisa bercanda ria semperti saat-saat sebelumnya di cafe ini. duduk berd
ampingan, begitu serasi. Tapi semua itu sudah tak mungkin lagi karena hujan tak kunjung redah. Hanya ada pesan singkat, kau mengatakan takkan datang karena hujan. Aku paham dengan hal itu. Andai tak hujan kau bisa ku lihat lagi... melihat senyum yang tulus itu. rindu dengan sifat jutekmu yang kadang membuatku jengkel tapi itu juga yang membuatku senang dan rindu . Aku mengerti kalau kamu memang seperti itu. Tak mungkin juga aku memintamu untuk tidak jutek lagi.

"Apa kau juga merindukan aku..?".

          Aku bukannya ragu dengan kamu, hanya saja aku tak ingin jika semua itu hanya kepura-puraan saja untuk membuuatku senang.

          Kemarin kita tak bisa bertemu karena hujan. Tapi aku masih berharap kita bertemu esok. Aku rindu padamu. begitu lucu jika mendengar ucapan rindu itu, harus bagamana lagi jika memang aku merasakan hal itu dan ingin mengatakannya.  
"Apa kamu... malu ??".

          Mungkin esok hari. Aku masih berharap ada pesan singkat darimu dan mengatakan kalau kamu masih ingin bertemu denganku besok. Aku sungguh begitu senang jika bisa melihatmu lagi.

(arief://InsomniLagi_20April2012)
@fakhrul.arief // Kau & Aku Di Kota ini
***

No comments:

Post a Comment