Monday, 8 October 2012

"Air Susu Di Balas dengan Air Accu (Nyesek!!)"


Nyesek ketika kita selalu baik kepada orang lain tapi orang lain ngak pernah tahu dan mengerti kita, seperti pepatah dahulu 

"Air susu di balas dengan air tubah"
atau,
"Air susu di balas dengan air accu". Gimana ngak bikin jengkel, mereka selalu hanya ingin di mengerti, mereka hanya ingin di tolong tapi mereka tidak pernah mau menolong kita, mereka tidak pernah mau menolong temannya sndiri ketika teman membutuhkan mereka,kalau begini terus kita juga akan merasa bosan untuk membantu atau berbaik hati kepada mereka.

     Bukankah seorang sahabat itu ada saat mereka di butuhkan, bukankah sahabat itu selalu akan mengerti kita, 
"Bukankah sahabat itu tidak pernah egois kepada sahabatnya sendiri??",

"dimana kita meletakkan kata-kata itu, dan kepada sahabat yang mana harus di tujukan kata itu??",

Apa perumpamaan itu hanya untuk sahabat yang punya kekuasaan atau melebihi kita?",

Apa karena aku bukan orang kaya, lantas mereka seperti itu kepadaku?

      Tapi, wah benar-benar bikin nyessek, apalgi pas kita butuh bantuan mereka tapi ternyata tidak satu pun dari sahabat kita yang peduli, tidak ada yang langsung bilang "Iya", pasti selalu nanya dulu; 

"Jauh tidak tempatnya?", 
atau Ngeluh masalah ini itu;
"Wah, bukannya aku tidak mau mngantar, tapi bensin motor kayaknya ngak bisa sampai di tujuan".

    Dan kata2 itu pas aku lagi tidak punya uang untuk beliin bensin. Tapi ya, menurut aku ketika orang itu memang punya niat untuk menolong atau bisa saat di perlukan, pasti tidak akan pakai perhitungan jangka panjang, tidak pake kata "Bentar ya masbro!!?". Nyesek tau gak??

     Jadi kalau kita sudah tahu sahabat kita seperti itu, mending kita juga sadar, ternyata dia bukan sahabat, tapi orang yang memanfatkan kita, menjadikan orang lain seperti payung. kok gitu??, karena Sahabat yang seperti itu hanya ada di dekat kita saat mereka butuh saja, dan setelah kepentingannya sudah tidak ada lagi sama kita, mereka lenyap dalam gelapnya ke-egois-an. Semoga kita memilih sahabat yang terbaik buat kita, tapi janganlah juga milih-milih sahabat, cukuplah sekali kita di kecewakan, danuntuk selanjutnya tinggal bagaimana cara kita untuk bisa bebas dari pemanfaatan tenaga manusia secara egois dan tidak bijaksana. Marilah Sahabat, kita saling peduli dan membanatu tanpa pamrih, apalagi dengan sahabat, atau orang terdekat kita, Karena tak selamanya juga jalan hidup ini mulus, pasti kamu juga akan menemukan jalan yang berliku penuh halang rintang dan kamu pasti butuh seorang sahabat, begitu juga mereka, butuh kamu. 

   Seperti apa yang di katakan Aristoteles seorang ahli fikir yunani menyatakan dalam ajaranya, bahwa manusia adalah ZOON POLITICON, artinya pada dasarnya manusia adalah makhluk yang ingin selalu bergaul ,berkumpul dengan manusia, jadi makhluk yang bermasyarakat. 

   Berkumpul dan Bermasyarakat, Jadi semua orang pasti butuh orang lain untuk bisa berkumpul, bergaul, agar tercipta sebuah masyarakat, dan tercipta persahabatan yang terjalin dengan seimbang.

   Oke BerooO, sekian dulu dari tulisan ini, semoga kita bisa mengambil pelajarannnya, dan Tidak ada lagi penindasan terhadap sahabat. Salam Sahabat Bloger.

Okt2012

No comments:

Post a Comment