Nyesek
ketika kita selalu baik kepada orang lain tapi orang lain ngak pernah
tahu dan mengerti kita, seperti pepatah dahulu
"Air susu
di balas dengan air tubah"
atau,
"Air susu di balas dengan air accu". Gimana ngak bikin jengkel, mereka selalu hanya ingin
di mengerti, mereka hanya ingin di tolong tapi mereka tidak pernah
mau menolong kita, mereka tidak pernah mau menolong temannya sndiri
ketika teman membutuhkan mereka,kalau begini terus kita juga akan
merasa bosan untuk membantu atau berbaik hati kepada
mereka.
Bukankah seorang sahabat itu ada saat mereka di
butuhkan, bukankah sahabat itu selalu akan mengerti kita,
"Bukankah
sahabat itu tidak pernah egois kepada sahabatnya sendiri??",
"dimana
kita meletakkan kata-kata itu, dan kepada sahabat yang mana harus di
tujukan kata itu??",
Apa perumpamaan itu hanya untuk
sahabat yang punya kekuasaan atau melebihi kita?",
Apa
karena aku bukan orang kaya, lantas mereka seperti itu
kepadaku?
Tapi, wah benar-benar bikin nyessek, apalgi pas kita
butuh bantuan mereka tapi ternyata tidak satu pun dari sahabat kita
yang peduli, tidak ada yang langsung bilang "Iya", pasti
selalu nanya dulu;
"Jauh tidak tempatnya?",
atau
Ngeluh masalah ini itu;
"Wah, bukannya aku tidak mau
mngantar, tapi bensin motor kayaknya ngak bisa sampai di tujuan".
Dan kata2 itu pas aku lagi tidak punya uang untuk beliin bensin. Tapi
ya, menurut aku ketika orang itu memang punya niat untuk menolong
atau bisa saat di perlukan, pasti tidak akan pakai perhitungan jangka
panjang, tidak pake kata "Bentar ya masbro!!?". Nyesek tau
gak??
Jadi kalau kita sudah tahu sahabat kita seperti itu,
mending kita juga sadar, ternyata dia bukan sahabat, tapi orang yang
memanfatkan kita, menjadikan orang lain seperti payung. kok gitu??,
karena Sahabat yang seperti itu hanya ada di dekat kita saat mereka
butuh saja, dan setelah kepentingannya sudah tidak ada lagi sama
kita, mereka lenyap dalam gelapnya ke-egois-an. Semoga kita memilih
sahabat yang terbaik buat kita, tapi janganlah juga milih-milih
sahabat, cukuplah sekali kita di kecewakan, danuntuk selanjutnya
tinggal bagaimana cara kita untuk bisa bebas dari pemanfaatan tenaga
manusia secara egois dan tidak bijaksana. Marilah Sahabat, kita
saling peduli dan membanatu tanpa pamrih, apalagi dengan sahabat,
atau orang terdekat kita, Karena tak selamanya juga jalan hidup ini
mulus, pasti kamu juga akan menemukan jalan yang berliku penuh halang
rintang dan kamu pasti butuh seorang sahabat, begitu juga mereka,
butuh kamu.
Seperti apa yang di katakan Aristoteles seorang
ahli fikir yunani menyatakan dalam ajaranya, bahwa manusia adalah
ZOON POLITICON, artinya pada dasarnya manusia adalah makhluk yang
ingin selalu bergaul ,berkumpul dengan manusia, jadi makhluk
yang bermasyarakat.
Berkumpul dan Bermasyarakat, Jadi semua
orang pasti butuh orang lain untuk bisa berkumpul, bergaul, agar
tercipta sebuah masyarakat, dan tercipta persahabatan yang terjalin
dengan seimbang.
Oke BerooO, sekian dulu dari tulisan ini,
semoga kita bisa mengambil pelajarannnya, dan Tidak ada lagi
penindasan terhadap sahabat. Salam Sahabat Bloger.
Okt2012
No comments:
Post a Comment