Tuesday, 18 September 2012

"Cinta Seorang Sahabat"


Cinta itu seperti permen dalam toples kaca. Kita akan terus mengambil satu-persatu permen itu sampai kita menemukan permen yang sangat kita suka dan tahu bagaimana rasa dari permen itu. Tidak selamanya juga manis... “.

Dan ternyata dalam hidup ini hanya ada seseorang yang mencintaimu dan cinta itu hanya tumbuh untuk dua orang yang saling menyayangi. bukan lebih dari seseorang”.

Sama halnya dengan seorang sahabat. Begitu banyak orang disekitarmu yang kau kenal, tapi tidak dari semua orang itu menjadi sahabatmu, hanya ada beberapa diantaranya. Dia.lah seseorang yang dapat menghibur kita dikala kita sedih, membuat kita tertawa,
juga setia menemani dimasa-masa suka maupun duka, dan selalu sabar menghadapi kita dalam setiap kebersamaan kita.

Sahabat. Sebuah kata yang begitu mudah dan simple untuk di ucapkan tapi sangat sulit menemukan seseorang yang bisa menjadi sahabat. Karena tidak semua orang dapat menjadikan kamu sahabatnya, dan juga kau tidak selamannya bisa menjadikan dia sahabat.

Sahabat adalah orang yang mengerti dengan keadaan dan kondisi kita. Dia adalah sosok yang begitu berharga yang Tuhan berikan kepada kita untuk menemani dan saling merangkul di kala kita senang mau pun sedih. Sahabat memiliki arti penting dalam kehidupan kita, tetaplah menjaga kepercayaan sahabat.mu, karena tidak semua sahabat yang kita miliki memiliki sifat yang sama. Hmm..

Dengan sahabat. Kita dapat melihat beberapa karakter yang berbeda dari sekian banyak orang yang kita kenal. Sahabat berbeda dengan mereka (yang bukan sebagai Sahabat). Karena dalam mencari seorang sahabat itu tidaklah mudah, bukanlah hanya menunjuk seseorang lalu kita mengatakan; "Dia sahabatku..!!". Tapi dia akan hadir tanpa kita ketahui kapan dan dimana kita akan berjumpa dengannya lalu tanpa sepatah kata, kita akan menyadari sendiri bahwa dia.lah sosok sahabat itu.

Karena kita adalah manusia yang saling membutuhkan, maka kita juga tidak bisa untuk hidup sendiri, kita memerlukan seseorang yang bisa bersama kita. Sebagai tempat untuk mencurahkan seluruh isi hati kita, sebagai wadah untuk sandaran dikala kita terpuruk dalam kesedihan bahkan sampai sesuatu hal yang sangat rahasia pun dapat diungkapkan pada sahabat kita, melebihi siapapun di dunia ini. Dia menjadi sosok yang sangat kita percaya, selain dari ayah dan ibu kita.

Sahabat akan selalau ada di samping kita dalam suka dan senang, seorang sahabat selalu melindungi kita, seorang sahabat tidak akan menjebak atau pun mencelakai kita, tetapi seorang sahabat akan selalau membuatmu tersenyum dan mampu menyembuhkan luka hati kita saat itu juga. Dan Sahabatlah yang tak pernah mengharap balas ketika dia mampu berkorban demi sahabatnya dengan segala kemampuannya. Tidak pula mengharap kata "Terima kasih", karena dia ikhlas dan tahu bahwa sahabatnya sedang dalam kesulitan dan memerlukan dirinya.

Kita juga harus menyadari bahwa diri kita sendiri tidak sempurna, maka dalam mencari seorang sahabat janganlah memandang dari sisi kelebihannya atau merendahkan karena kekurangannya, sedangkan kita tidak tahu bagaimana diri kita sendiri. Ketika kamu sadar keberadaan seorang sahabat itu di sekitarmu, maka katakanlah kepadanya; "Kemarilah bersamaku sahabat... ". Panggilan tanpa jawab itu hanya di balas dengan genggaman jemari yang erat dari seorang sahabat.
(arief,17Sept2012)

No comments:

Post a Comment