“Cinta
itu seperti permen dalam toples kaca. Kita akan terus mengambil
satu-persatu permen itu sampai kita menemukan permen yang sangat kita
suka dan tahu bagaimana rasa dari permen itu. Tidak selamanya juga
manis... “.
“Dan
ternyata dalam hidup ini hanya ada seseorang yang mencintaimu dan
cinta itu hanya tumbuh untuk dua orang yang saling menyayangi. bukan
lebih dari seseorang”.
Sama
halnya dengan seorang sahabat. Begitu banyak orang disekitarmu yang
kau kenal, tapi tidak dari semua orang itu menjadi sahabatmu, hanya
ada beberapa diantaranya. Dia.lah seseorang yang dapat menghibur kita
dikala kita sedih, membuat kita tertawa,
juga setia menemani
dimasa-masa suka maupun duka, dan selalu sabar menghadapi kita dalam
setiap kebersamaan kita.
Sahabat.
Sebuah kata yang begitu mudah dan simple untuk di ucapkan tapi sangat
sulit menemukan seseorang yang bisa menjadi sahabat. Karena tidak
semua orang dapat menjadikan kamu sahabatnya, dan juga kau tidak
selamannya bisa menjadikan dia sahabat.
Sahabat
adalah orang yang mengerti dengan keadaan dan kondisi kita. Dia
adalah sosok yang begitu berharga yang Tuhan berikan kepada kita
untuk menemani dan saling merangkul di kala kita senang mau pun
sedih. Sahabat memiliki arti penting dalam kehidupan kita, tetaplah
menjaga kepercayaan sahabat.mu, karena tidak semua sahabat yang kita
miliki memiliki sifat yang sama. Hmm..
Dengan
sahabat. Kita dapat melihat beberapa karakter yang berbeda dari
sekian banyak orang yang kita kenal. Sahabat berbeda dengan mereka
(yang bukan sebagai Sahabat). Karena dalam mencari seorang sahabat
itu tidaklah mudah, bukanlah hanya menunjuk seseorang lalu kita
mengatakan; "Dia sahabatku..!!".
Tapi dia akan hadir tanpa kita ketahui kapan dan dimana kita akan
berjumpa dengannya lalu tanpa sepatah kata, kita akan menyadari
sendiri bahwa dia.lah sosok sahabat itu.
Karena
kita adalah manusia yang saling membutuhkan, maka kita juga tidak
bisa untuk hidup sendiri, kita memerlukan seseorang yang bisa bersama
kita. Sebagai tempat untuk mencurahkan seluruh isi hati kita, sebagai
wadah untuk sandaran dikala kita terpuruk dalam kesedihan bahkan
sampai sesuatu hal yang sangat rahasia pun dapat diungkapkan pada
sahabat kita, melebihi siapapun di dunia ini. Dia menjadi sosok yang
sangat kita percaya, selain dari ayah dan ibu kita.
Sahabat
akan selalau ada di samping kita dalam suka dan senang, seorang
sahabat selalu melindungi kita, seorang sahabat tidak akan menjebak
atau pun mencelakai kita, tetapi seorang sahabat akan selalau
membuatmu tersenyum dan mampu menyembuhkan luka hati kita saat itu
juga. Dan Sahabatlah yang tak pernah mengharap balas ketika dia mampu
berkorban demi sahabatnya dengan segala kemampuannya. Tidak pula
mengharap kata "Terima kasih", karena dia ikhlas dan tahu
bahwa sahabatnya sedang dalam kesulitan dan memerlukan dirinya.
Kita
juga harus menyadari bahwa diri kita sendiri tidak sempurna, maka
dalam mencari seorang sahabat janganlah memandang dari sisi
kelebihannya atau merendahkan karena kekurangannya, sedangkan kita
tidak tahu bagaimana diri kita sendiri. Ketika kamu sadar keberadaan
seorang sahabat itu di sekitarmu, maka katakanlah kepadanya;
"Kemarilah bersamaku sahabat... ".
Panggilan tanpa jawab itu hanya di balas dengan genggaman jemari yang
erat dari seorang sahabat.
(arief,17Sept2012)

No comments:
Post a Comment