Puisi "TEH HANGAT"
Tak Mampu Ku Pungkiri,
Engkau Wanita yang mampu,
Hapuskan tangis dan beriku tawa...
Hingga kita larut dalam canda dan tawa
Akulah Pendambamu, yang melukiskan cerita tentangmu di kertas usang dalam memoryku ini,
Nanti..., jika tiba saatnya kau akan mengerti betapa aku mencintaimu,
Gila... iya memang gila dan aneh, tapi beginilah aku yang mencintaimu,
Ada saat dimana kau meninggalkanku dan di kala kita bersama lagi,
Takkan ku lepaas lagi... karena ku yakin kaulah wanita terindahku.
april2012
No comments:
Post a Comment